Pages

30.11.11

Interview Majalah

Ini adalah hasil terjemahan wawancara antara gue dengan majalah fiktif terkenal korea -Maho Yo-.

P: Hai apa kabar?
G: Baik ceng.

P: ....

P: Baiklah, sebelum wawancara alangkah baiknya Anda mengenalkan diri terlebih dahulu.
G: Oke. Hai semua, nama gue *sensor* lahir di Kota Bandung xx tahun yang lalu. Gue single dan shio gue kecoa.

P: Hmm. Perkenalan yang cukup menarik ya..
G: Begitulah.

P: Kalo begitu kita ke langsung ke pertanyaan pertama. Katanya anda sedang sibuk mengelola sebuah boys band, bisa diceritakan?
G: Ya memang betul.. Saya sedang mengelola sebuah boys band beranggotakan 7 orang yang bernama Pinky Maho.

P: Kapan tepatnya boy band Pinky Maho ini berdiri?
G: Ya, mereka sudah berdiri sejak seminggu lalu dan saat ini belum bisa duduk kembali.  Diduga mereka sedang menderita flu pantat..

P: Ngomong-ngomong, apa lagi kesibukan anda yang lain?
G: Sebenarnya saya tidak terlalu sibuk. Malah teman saya yang lebih sibuk.

P: Maksud anda?
G: Iya teman saya memang lebih sibuk. Buktinya setiap saya hubungi, selalu ada jawaban: "Nomor yang anda hubungi sedang sibuk, silakan coba beberapa saat lagi. Jika tetap sibuk berarti anda kurang beruntung."

P: Sepertinya anda kurang serius ya dalam menjawab pertanyaan..
G: Loh? Bukannya serius itu suaminya Donna Agnesia?

P: ITU DARIUS!
G: Oh.

G: Ngomong-ngomong, apa anda tau kenapa apotek lambangnya ular dan gelas?
P: Hah? Hmm.. Saya tidak tahu. Belum pernah terpikir sebelumnya oleh saya. Memang apa jawabannya?

G: Karena kalau lambangnya garpu dan sendok, itu namanya rumah makan..

P: ....

0 comments:

Post a Comment